Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa pelibatan sistem BKN merupakan bagian dari reformasi dan penguatan tata kelola seleksi petugas haji di Tanah Air.

"Tahun ini Kemenhaj menggandeng BKN dalam pelaksanaan CAT. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan profesional," papar Puji dalam keterangan persnya di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Melalui mekanisme ujian CAT, proses tes mengusung standar soal dan penilaian yang seragam. Keunggulan utamanya adalah nilai atau skor peserta dapat dipantau secara langsung (live) saat ujian tengah berlangsung.

"Yang kami cari adalah peserta yang memiliki kemampuan teknis, integritas, manajerial, dan orientasi pelayanan kepada jemaah," imbuhnya.