NADIKABAR.COM — Mojokerto (Jomo) diwarnai sejumlah kecelakaan sepanjang 2026. Dari kecelakaan mobil, bus, minibus, hingga truk, sejumlah peristiwa menyebabkan korban meninggal dunia dan luka-luka.
Catatan kecelakaan tersebut terjadi di sejumlah titik Tol Jomo, mulai KM 686 hingga KM 707. Penyebabnya beragam, mulai dari pengemudi mengantuk, microsleep, pecah ban, kurang menjaga jarak aman, hingga kendaraan yang mengalami masalah teknis.
Berikut catatan kecelakaan di Tol Jombang-Mojokerto yang diberitakan sepanjang 2026:
Kecelakaan maut mengawali catatan 2026 di Tol Jomo. Pada Rabu (7/1/2026), Toyota Avanza bernopol M 1330 GE menabrak bagian belakang truk bermuatan besi di KM 688+500A.
Avanza melaju dari arah Nganjuk menuju Mojokerto. Mobil tersebut membawa dua penumpang. Polisi menduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan menabrak bagian belakang truk yang melaju searah di depannya.
Akibat kecelakaan itu, dua penumpang Avanza, Rofiah (64) dan Dwi Setyaningsih (61), meninggal dunia. Pengemudi Avanza mengalami luka ringan.
Pada Minggu (1/3/2026), kecelakaan tunggal terjadi di KM 707+400 Tol Jomo. Truk tangki bernopol L 8273 NH terjun dari jalan tol ke Saluran Menturus di Dusun Banci, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Mojokerto.
Truk tersebut mengangkut sekitar 8.000 liter solar. Sebagian muatan tumpah ke jalan paving dan sungai.
Pengemudi truk, Surono (36), mengalami luka berat. Polisi menduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan, masuk median, kemudian terjun ke saluran air.
Selanjutnya, pada Jumat (27/3/2026), truk Mitsubishi bernopol W 8207 DM terguling di KM 692+400B Tol Jomo.
Truk yang melaju dari Surabaya menuju Jombang itu mengangkut ikan bandeng dari Gresik menuju Yogyakarta. Saat melintas sekitar pukul 12.30 WIB, ban belakang kanan truk tiba-tiba pecah.
Truk kemudian oleng ke kiri dan terguling di lajur lambat. Muatan ikan tumpah ke jalan tol. Pengemudi, M Arifin (34), mengalami luka dalam kecelakaan tunggal tersebut. Polisi menduga pecah ban menjadi penyebab kecelakaan.
Pada Jumat (3/4/2026), Bus Restu bernopol N 7088 UG terguling di KM 689+500A Tol Jomo.
Bus trayek Madiun-Surabaya itu mengalami kecelakaan yang menyebabkan 34 korban. Satu penumpang meninggal dunia, sedangkan 33 lainnya mengalami luka-luka.
Seluruh korban dievakuasi ke tiga rumah sakit di Jombang. Polisi juga menyelidiki keberadaan sopir bus yang diduga kabur setelah kecelakaan.