NADIKABAR.COM — Chef de Mission Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Remaja Dakar 2026 Ita Yuliati optimistis Indonesia mengoleksi medali melalui 12 atlet yang akan bersaing di Dakar, Senegal.

"(Olimpiade Remaja) ini merupakan satu kesempatan yang luar biasa bagi para atlet. Walaupun tidak banyak (yang dikirim, hanya) 12 atlet, insyaallah kita akan tetap optimistis," kata Ita di Stadion Akuatik, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, saat memantau persiapan atlet renang Michelle Surjadi Fang.

Ia menjelaskan target perolehan medali masih dibahas bersama sehingga belum bisa diumumkan. Namun, secara prinsip akan mengikuti target dari pemerintah.

Pada pesta multi cabang olahraga remaja terbesar dunia di Dakar, Senegal, dari 31 Oktober hingga 13 November itu, Indonesiak mengirimkan 12 atlet, enam putra dan enam putri.

Mereka tampil dalam atletik (satu atlet), renang (dua atlet), bulu tangkis (dua atlet), balap sepeda (dua atlet), equestrian (satu atlet), judo (satu atlet), skateboard (satu atlet), triathlon (satu atlet), dan wushu (satu atlet).

Ita menjelaskan pihaknya mulai melakukan persiapan dengan mengunjungi para atlet dan pengurus cabang olahraga untuk memastikan mereka siap bersaing dalam ajang itu.

Selain memantau persiapan atlet, dia juga telah berkomunikasi dengan Duta Besar RI untuk Senegal untuk membahas kondisi cuaca dan lainnya.

Dia mendapat informasi bahwa cuaca di Senegal tidak terlalu panas namun akan diketahui secara pasti ketika kontingen di sana.

"Memang kondisi cuaca negara di sana (Senegal) kan kita belum pernah ke sana dan belum tahu secara pasti kondisi cuacanya," katanya.

Ita mengatakan kontingen akan menempuh perjalanan penerbangan selama 28 jam ke Dakar sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet.

Tim akan diberangkatkan dalam tiga kloter yang disesuaikan dengan tempat dan waktu pertandingan.

Kloter pertama akan diberangkatkan pada 26 Oktober untuk empat cabang olahraga yang akan mengikuti pembukaan dan bertanding pada 1 November.

Selanjutnya, keberangkatan pada 28 Oktober untuk atlet-atlet yang bertanding pada tanggal 3 atau 4 November, kemudian kloter terakhir 2 November yang akan bertanding pada 8 November.

Ita memohon dukungan masyarakat Indonesia agar menambah semangat dan daya juang atlet dalam memberikan hasil terbaik bagi Indonesia dalam ajang itu.