Setelah penertiban, sejumlah bilik yang diduga digunakan sebagai tempat mesum tersebut dibongkar oleh petugas.

Dayat menegaskan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pemalang akan terus melakukan penertiban terhadap lokasi yang diduga digunakan untuk kegiatan yang mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

"Kami memastikan akan terus menindaklanjuti setiap pengaduan masyarakat. Langkah-langkah penertiban akan kami lakukan, apabila ditemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat," pungkasnya.