NADIKABAR.COM — Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur merevitalisasi saluran air sepanjang 64 meter di Gang Hidayah II, RT 07/RW 12, Kelapa Dua Wetan, sebagai upaya mencegah banjir.
"Revitalisasi dilakukan karena kondisi saluran eksisting dinilai sudah tidak memadai, sehingga berpotensi rawan menimbulkan genangan saat musim hujan," kata Koordinator Satgas SDA Kecamatan Ciracas Deby di Jakarta, Rabu.
Revitalisasi saluran sepanjang 64 meter ini dimulai sejak 14 September 2026. Saat ini, progresnya sudah mencapai sekitar 40 persen dan ditargetkan rampung dalam 1,5 bulan mendatang.
Deby menjelaskan, revitalisasi saluran dilakukan menggunakan U-ditch berukuran 40 sentimeter (cm). Pengerjaan dilakukan secara manual karena akses jalan yang sempit.
Pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengerjaan agar saluran dapat segera difungsikan, terutama sebelum memasuki periode musim hujan.
"Kita terus optimalkan pengerjaan agar saat musim hujan nanti sudah dapat berfungsi optimal untuk mencegah potensi terjadinya genangan," jelas Deby.
Dia mengajak warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran, baik saluran mikro maupun makro, dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Menurut dia, sampah yang menumpuk di dalam saluran dapat menghambat aliran air sehingga mengurangi fungsi saluran dalam mengalirkan air ketika hujan turun.
"Kebersihan saluran ini penting untuk memastikan air tidak tersumbat dan bisa mengalir dengan lancar," ucap Deby.
Sebelumnya, Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Ciracas merevitalisasi saluran air sepanjang 52 meter di Gang Palem IV, RT 08/RW 06, Ciracas, Rabu (16/9).
Saluran eksisting diganti menggunakan U-ditch berukuran 40x40 sentimeter agar semakin kokoh.
Revitalisasi ini mengoptimalkan fungsi saluran karena daya tampungnya semakin bertambah. Sehingga, diharapkan akan efektif mencegah terjadinya genangan hingga banjir.