Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan program tersebut diarahkan bukan semata-mata untuk mengejar angka capaian, melainkan memastikan masyarakat benar-benar memperoleh akses pemeriksaan kesehatan.

"Pesan arahan Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur sangat jelas, yaitu capaian CKG bukan hanya sekadar target angka, tetapi bagaimana caranya kalau bisa lebih dari separuh penduduk mendapatkan akses layanan CKG," ujar Ati.

Ia menjelaskan, pemeriksaan sejak dini memungkinkan penyakit ditemukan dan ditangani lebih cepat sehingga upaya pencegahan menjadi lebih mudah dan murah. Hasil pemeriksaan CKG di Banten banyak menemukan penyakit tidak menular, terutama hipertensi dan diabetes.