NADIKABAR.COM — Dua pria di Kampung Wanno Baru, Desa Sango Ate, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas dibacok, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 00.00 Wita. Kedua korban adalah MNL (68) dan HDO (30). Dua korban yang bekerja sebagai petani itu berasal dari dua kubu berbeda.
"Dua korban meninggal. Kasusnya tindak pidana penganiayaan berat menggunakan senjata tajam berupa parang," ujar Kasat Reskrim Polres SBD Iptu Yakobus Kokleo Sanam kepada NadiKabar, Kamis (10/9/2026).
Dua korban tewas berasal dari dua kubu berbeda. Jack, sapaan Yakobus, mengungkapkan MNL dibacok oleh DNA (26), YAK, dan NF (18). Sedangkan, HDO dibacok oleh PLL (45), LLN (47), dan PLN (38).
Pembacokan itu bermula ketika MNL didaulat sebagai rato adat atau sesepuh saat ritual adat Urata di rumah warga, Malo Rato, di Kampung Wanno Baru, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.
Setelah ritual adat selesai, dilanjutkan dengan makan malam. Selanjutnya, MNL melihat DNA, YAK, dan NF, tengah pesta minuman keras (miras) sembari membunyikan musik di rumah mereka yang berjarak sekitar 10 meter.