"Kebetulan waktu itu saya juga ada janjian dengan Resmob Polres Semarang untuk mengambil tabletnya Moza yang kita waktu itu diperiksa di Polres Semarang," ujar Singgih.
"Saya menyampaikan kalau saya sudah menerima informasi berita itu kalau putri kami sudah ketemu. Akhirnya kita dibantu Polres Semarang untuk menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk identifikasi jenazah," imbuhnya.
Setelah teridentifikasi dari sejumlah ciri-ciri, keluarga membenarkan bahwa kerangka yang ditemukan polisi adalah Mozza. Malam harinya, keluarga langsung membawa pulang dan memakamkan Mozza.
"Malamnya langsung dibawa pulang dan dimakamkan," ucap Singgih.
Diberitakan sebelumnya, kasus hilangnya Mozza Axillia Gunarsa (17) terungkap setelah penemuan kerangka di jurang jalan tol wilayah Jangli, Kota Semarang. Penemuan kerangka ini berawal dari pengakuan pelaku, Mahendra Very Dwi Anggara (22) yang ditangkap pada Kamis (3/9) di Blora.