"Kejadiannya cepat. Ombak, terus muatan itu ambruk, kapal langsung miring. Kejadiannya cepat. Cuma saya tidak bisa dapat detail ceritanya. Saya tanya tadi 'gimana kejadiannya', tapi sinyalnya kan susah, jadi nggak detail," ujar istri Arief saat dihubungi via telepon, Minggu (13/9/2026).
Warga Benowo, Kecamatan Pakal itu menyebutkan bahwa suaminya yang merupakan pria kelahiran Lamongan saat ini masih dalam proses transfer ke kapal Basarnas untuk kemudian dievakuasi ke Banjarmasin.
"Iya, tidak jadi ke Tuban. Ini masih di atas kapal, menunggu kapal Basarnas. Karena mau dievakuasi ke Banjarmasin kan. Ini kapalnya belum bisa nempel karena ombak besar," lanjutnya.