NADIKABAR.COM — Dwi Bagus Martono (40) sempat berpura-pura mencari dan melapor polisi atas hilangnya Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGEF (4), usai keduanya dibunuh. Kakak Dini, Rismono (41) menceritakan awal mula sandiwara Bagus.

"Ya kalau pelaporan ya kita di sana (Polres Madiun) itu tanggal 5 (Oktober) laporan kehilangan, kehilangan orang gitu. Kehilangan Dini gitu sama anaknya," kata Rismono kepada wartawan di Bogor, Kamis (5/11/2026).

Bagus ikut bersama keluarga mencari keberadaan Dini yang saat itu hilang. Bagus diajak oleh pihak keluarga Dini untuk ikut mencarinya. Kepada keluarga Dini, Bagus sempat menyampaikan beberapa hal.

"Kalau itu dia (Bagus) sempat ada keributan katanya yang di ayam penyet, terus sama di hotel, terus sama di Stasiun Madiun. Nah, rencananya kan dia katanya mau jalan-jalan tuh Ke Sarangan," ungkapnya.