NADIKABAR.COM — Kebakaran melanda kawasan permukiman di Jalan Kramat Pulo Gang 16, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat (Jakus). Seorang lansia, Masinah (78), mengatakan dirinya dibopong dan digendong anaknya untuk menyelamatkan diri.

"Saya udah nggak bisa jalan, saya udah nggak bisa, sampai dibopong sama anak-anak saya. Lemes saya," kata Masinah saat ditemui di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2026).

Masinah mengaku melihat sendiri saat api kebakaran itu berkobar. Dia syok dan lemas sehingga hanya bisa menyelamatkan surat berharga, seperti KTP dan KK.

"Alhamdulillah keambil tuh surat-surat. Udah surat, udah surat-surat, terus dompet juga. Alhamdulillah keambil juga dompet. Cuma anak saya udah teriak-teriak, boro-boro baju, baju yang dipakai doang ini ini," ujarnya.

Masinah tinggal bersama 18 anggota keluarganya, mulai anak, menantu, cucu, hingga cicit. Dia bersyukur semua anggota keluarga selamat dari kebakaran tersebut.

"Alhamdulillah. Tuh yang lahiran juga selamat. Yang di atas juga tuh duduk-duduk baru turun dari atas digendong juga alhamdulillah pada selamat, ya gitu. Cuma ya gitu, nggak ada yang bawa apa-apa. Tahu yang merembet kebakar-bakar itunya, surat-suratnya habis," ujarnya.

Masinah juga mengaku mendengar suara ledakan berulang kali. Dia menduga suara ledakan itu dari tabung gas.

"Ledakan banyak! Kan itu... yang atas meletup, Duarr! Gitu tuh, itu atap, gas-gas," ujarnya.

Sebelumnya, kawasan permukiman di Jalan Kramat Pulo Dalam, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, terbakar. Jumlah rumah yang terbakar sebanyak 83 unit.

"Jumlah rumah terbakar: 83 rumah," ujar Kasiops Jakarta Pusat Triyanto kepada wartawan, Kamis (8/10).

Sebanyak 388 jiwa terdampak peristiwa ini. Polisi juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Dugaan penyebab: dalam proses penyelidikan," katanya.