NADIKABAR.COM — Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Untag Surabaya 2026 menjadi langkah awal bagi Martha Bunga Yellana Putri Harving untuk mengejar mimpi. Mahasiswa baru (maba) Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran ini bertekad menjadi dokter di daerah asalnya, Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Keinginan Yellan, sapaan akrabnya, dipicu oleh minimnya fasilitas dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan yang masih dialami masyarakat di kampung halamannya. Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan kerelawanan dan mendengar banyak keluhan terkait akses kesehatan yang masih dihadapi sebagian masyarakat NTT.
"Saya tergabung dalam organisasi forum anak muda, sehingga saya sering mendengar langsung keluhan masyarakat tentang sulitnya mendapatkan akses kesehatan. Ada rasa sedih ketika melihat mereka harus berjuang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Di daerah saya, satu dokter bahkan bisa melayani dua hingga tiga puskesmas, sementara pendapatannya belum layak," kata Yellan di Untag Surabaya, Minggu (30/8/2026).
Pengalaman emosional di lingkungannya semakin memantapkan tekad Yellan. Ia pernah mendengar kisah pilu seorang ibu yang nyawanya tidak tertolong saat persalinan akibat ketiadaan dokter spesialis.
"Yang paling membuat saya terpukul, saya pernah mendengar cerita tentang seorang ibu yang tidak selamat saat melahirkan karena tidak adanya dokter anestesi. Dari sana saya berpikir, suatu saat saya ingin menjadi orang yang bisa membantu mereka," ujarnya.