"Cuma mikirnya kalau kita nunggu bandara buka entah sampai kapan, sedangkan kayak hati ini nggak tenang gitu loh," kata Melvina dalam unggahan reels Instagramnya Senin siang, seperti dikutip, Selasa (7/9/2026).
Rombongan Melvina berjumlah 10 orang. Mereka kemudian menyewa dua mobil untuk melanjutkan perjalanan menuju Palembang. Untuk mendapatkan kendaraan pun ternyata tidak mudah karena mereka harus menghubungi sejumlah penyedia kendaraan.
Setelah mendapatkan mobil, perjalanan dilanjutkan menuju Pelabuhan Merak. Ia mengaku perjalanan kali ini terasa lebih menegangkan, karena harus melewati perairan yang berada di kawasan Gunung Anak Krakatau yang sedang erupsi.
Sesampainya di pelabuhan Merak, suasana disebut tidak seramai seperti biasanya. Rombongan Melvina kemudian naik kapal dan menyeberang menuju Bakauheni. Perjalanannya di atas kapal berlangsung sekitar 1 jam 45 menit.
Melvina kemudian menceritakan kondisi abu vulkanik di sekitar perjalanan tidak terlalu tebal. Namun, ketika kapal menyentuh wilayah Lampung, ia melihat langit tampak berwarna abu-abu.