"Apa aja sih. Kalau lihat keadaan kayak gini, kita nggak bisa fokus di satu bidang itu aja. Apa pun yang bisa terima kita, ya kita ambil," ujarnya.
Syarif mengakui persaingan mencari kerja saat ini menjadi tantangan tersendiri, terlebih dirinya harus bersaing dengan pelamar yang berusia lebih muda. Meski demikian, dia memilih tetap optimistis dan mencoba peluang yang ada.
Menurutnya, pengalaman kerja semestinya menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam merekrut karyawan, tanpa menjadikan usia sebagai batasan utama.
"Penginnya sih kalau memang tiap-tiap yang mengadakan itu kalau bisa usia kerja jangan dilihat. Kan kalau kita lihat di luar negeri semua banyak gitu kan tanpa usia kerja, yang penting dia skill. Kalau skill-nya ada, jangan lihat umurnyalah," tuturnya.
Syarif berharap dirinya dan para pencari kerja lain yang datang ke job fair tersebut bisa memperoleh pekerjaan. Dia juga berharap kesempatan kerja tetap terbuka bagi pelamar dengan beragam usia dan latar belakang pengalaman.