"Udah mendingan, karena kita meratapi juga gimana, udah terjadi. Mau diapain lagi. Yang penting nyari duit bisa-bisa benerin lagi. Kalau ada bantuan ya alhamdulillah, kalau nggak ada ya gimana," tambahnya.

Ketua RT setempat, Sarkat, mengatakan ketiga korban yaitu Idrus, Sauti, dan Fais merupakan satu keluarga. Diketahui Sauti mengalami luka bakar berat di kulit, Idrus dan Fais mengalami luka berat akibat terkena reruntuhan.

Sementara itu korban luka ringan di antaranya Waji, Kokom, Patih, Septi, dan Bambang sudah diperbolehkan pulang.

Sementara itu, Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu menyebutkan ada tujuh orang yang terluka akibat insiden tersebut. Polisi juga mencatat sebanyak 10 rumah hancur akibat ledakan itu.

"Akibat kejadian Kebocoran tabung gas LPG tersebut terdapat 10 bangunan yang runtuh dengan 10 pintu yang terdiri dari rumah dan 7 korban luka," kata Darto saat dihubungi.

Darto mengatakan ledakan itu terjadi saat Sayuti hendak memasak di dapur. Dia lalu menyalakan kompor gas yang ternyata mengalami kebocoran.

"Saat Saudari Sayuti, istri Idrus sedang menyalakan gas LPG yang letaknya berada di dapur, namun saat dinyalakan ternyata gas LPG tersebut dalam keadaan bocor sehingga terjadi ledakan," jelasnya.