NADIKABAR.COM — Wakil Perdana Menteri China Ding Xuexiang mengumumkan rencana pembentukan kawasan perdagangan bebas tingkat lanjut antara China dan ASEAN.

Kamis (17/9), Ding menghadiri upacara pembukaan China-ASEAN (CAEXPO) di Kota Nanning, China.

"Pada November 2022, China dan ASEAN secara resmi memulai negosiasi CAFTA 3.0 (Protokol Pembaruan Perjanjian Perdagangan Bebas China-ASEAN). Berkat upaya bersama kedua belah pihak, Protokol Peningkatan CAFTA 3.0 telah ditandatangani secara resmi," kata Ding.

Saat ini, kedua belah pihak sedang menjalani prosedur hukum masing-masing dan mempercepat proses pemberlakuan serta pelaksanaannya, kata Ding saat upacara pembukaan, seperti dikutip Xinhua pada Jumat (18/9).

CAFTA 3.0 dirancang agar lebih inklusif dan modern, tambahnya, serta memfasilitasi perdagangan antara China dan negara-negara ASEAN. Selain itu, juga memperluas kerja sama di bidang-bidang baru, seperti ekonomi digital dan ekonomi hijau.

Di saat yang sama, pembentukan kawasan perdagangan bebas tersebut akan memberikan dukungan kelembagaan yang lebih kuat bagi kerja sama dan pembangunan regional, serta meningkatkan tingkat keterbukaan di kawasan tersebut, ujar Ding.

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia