Dalam putaran pertama pilpres pada 4 Oktober, Bolsonaro unggul dengan raihan 47,03 persen suara dan Lula hanya mendapat 45,16 persen. Kampanye intensif besar-besaran selama tiga pekan menjelang putaran kedua pilpres pun tak terhindarkan.

Hasil pilpres kali ini menggagalkan upaya keluarga Bolsonaro merebut kembali kursi kepresidenan. Adapun Flavio, senator Brasil yang kini berusia 45 tahun, merupakan anak sulung dari mantan presiden Jair Bolsonaro.

Lula, yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Brasil pada 2003-2010 sebelum memenangi masa jabat ketiganya pada 2022, akan memulai masa jabat keempatnya pada 5 Januari 2027.

Lula mengalahkan Senator Flavio Bolsonaro dalam pemilihan presiden putaran kedua dengan meraih 51,79 persen suara sah, atau lebih dari 60 juta suara. Sementara itu, Bolsonaro memperoleh 48,21 persen suara.

Lula pun berjanji untuk memimpin seluruh rakyat, memperkuat posisi negaranya di dunia, serta menjalankan agenda iklim ambisius setelah terpilih kembali pada Minggu malam.

"Tidak ada yang diwajibkan menyukai presiden terpilih, tetapi dia harus memimpin untuk semua orang," kata Lula saat berbicara di hadapan para pendukungnya.