Pengumuman itu menjadikan Komisi Militer Pusat yang menjadi badan militer tertinggi China hanya tersisa dua orang yaitu Presiden Xi Jinping dan wakilnya, Zhang Shengmin, jenderal Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) yang menjadi sebagai Wakil Ketua Kedua Komisi Militer Pusat sekaligus Wakil Sekretaris Komisi Pusat Inspeksi Disiplin, lembaga antikorupsi tertinggi Partai Komunis China.

Baik Zhang maupun Liu baru menjabat jabatan mereka pada 12 Maret 2023 saat Kongres Rakyat Nasional (NPC) ke-14.

Zhang juga pernah menjadi anggota Politbiro elit Partai Komunis yang berkuasa dan merupakan salah satu dari sedikit perwira terkemuka yang memiliki pengalaman tempur.

Pada periode 1980-an, ia bahkan ditampilkan partai sebagai bukti bahwa generasi muda Tiongkok berikutnya akan tetap setia pada revolusi.

Zhang Youxia juga punya pengalaman tempur langsung yaitu bertempur di garis depan dalam perang perbatasan dengan Vietnam pada 1979, di mana ia dengan cepat mendapatkan promosi. Ia kembali bertempur melawan Vietnam pada 1984.

Presiden Xi pernah menyebut praktik korupsi sebagai "ancaman terbesar" bagi Partai Komunis China, dan "Perjuangan melawan korupsi tetap menjadi masalah yang serius dan rumit."

Pengumuman ini muncul beberapa hari sebelum Presiden Xi Jinping dijadwalkan bertolak ke AS untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Donald Trump, dan beberapa minggu sebelum pertemuan penting partai pada Oktober yang membahas tata kelola dan disiplin internal partai.