NADIKABAR.COM — Kementerian Luar Negeri China merilis delapan kesepakatan, dari soal Iran hingga AI, sebagai hasil pertemuan Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump di Washington DC pada 23-25 September 2026.
"Selama kunjungan tersebut, kedua kepala negara bertukar pandangan secara mendalam mengenai hubungan stabilitas strategis yang konstruktif antara China dan Amerika Serikat serta isu-isu penting internasional dan regional. Mereka mencapai delapan kesepahaman," demikian disebutkan dalam laman Kementerian Luar Negeri China yang diakses ANTARA di Beijing, Sabtu.
Pertama, China-AS sepakat membangun "hubungan yang stabil, strategis dan konstruktif antara China dan AS berdasarkan rasa hormat, keadilan, dan kesetaraan".
Kedua, China-AS sepakat saling mendukung penyelenggaraan Pertemuan Informal Pemimpin APEC dan KTT Pemimpin G20 yang diselenggarakan masing-masing pihak. Kedua kepala negara berniat menghadiri pertemuan yang diselenggarakan oleh pihak lainnya.
Ketiga, kedua kepala negara sepakat bahwa Iran harus memenuhi komitmennya untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, dan bahwa negara atau lembaga mana pun tidak boleh memungut biaya untuk melintasi perairan internasional.