Red Cell CIA yang menyusun laporan rahasia itu, diketahui bertugas menghasilkan analisis dan gagasan yang menantang asumsi umum, serta mengungkap fenomena groupthink -- fenomena psikologis yang mengutamakan pemikiran kelompok yang segaram -- atau titik buta dalam badan intelijen AS tersebut.

Hasil penilaian CIA yang disusun dalam laporan rahasia itu tampaknya hanya berfokus pada warga Yahudi di Israel, dan tidak memperhitungkan warga Arab, yang mencakup sekitar 20 persen dari populasi negara tersebut.

CIA belum menanggapi langsung laporan tersebut. Belum ada juga tanggapan dari pemerintah Israel.