NADIKABAR.COM — Pemerintah Kabupaten Cianjur 'merumahkan' sementara para siswa di tengah turunnya abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun para siswa tetap mengikuti pembelajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Bupati Cianjur dr Muhammad Wahyu mengatakan abu vulkanik masih terjadi di Cianjur, sehingga aktivitas luar rumah dapat berisiko untuk kesehatan.

Oleh karena itu, Pemkab mengeluarkan kebijakan untuk sekolah tidak menggelar pembelajaran luring.

"Jadi silakan tidak tatap muka. Dalam beberapa hari ini dilakukan secara jarak jauh atau daring," ujar dia, Senin (7/9/2026).