Profesor Chun-Sing Lee, Acting President, CityUHK, menyambut baik pencapaian tersebut. Ia mengatakan, "Keberhasilan CityUHK menempati peringkat keempat di Asia, tercantum dalam jajaran lima besar untuk pertama kalinya, dan meraih posisi kedua di Hong Kong merupakan pencapaian yang membanggakan. Hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh komunitas akademik kami dalam meningkatkan kualitas riset dan menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif. Pencapaian tersebut juga membuktikan keberhasilan strategi kami dalam merekrut akademisi bertalenta dari berbagai negara dan mempersiapkan pemimpin masa depan."

"Sebagai institusi yang berorientasi global dan berakar di Hong Kong, CityUHK akan terus memperkuat kolaborasi lintasdisiplin, memperluas pertukaran akademik internasional, serta menyambut mahasiswa dan akademisi unggulan dari seluruh dunia," tambah Professor Lee. "Kami juga berkomitmen mendukung inisiatif Pemerintah Daerah Administratif Khusus Hong Kong (HKSAR) bertajuk 'Study in Hong Kong' dan berkontribusi dalam menjadikan Hong Kong sebagai pusat pendidikan internasional."

CityUHK juga meraih dua penghargaan utama dari QS. Penghargaan "Research and Discovery Champions" diberikan atas keunggulan dalam reputasi akademik, dampak sitasi, dan jumlah publikasi. Sementara itu, penghargaan "Learning Experience Champions" mengapresiasi institusi yang menyediakan lingkungan belajar bermutu tinggi, didukung rasio dosen dan mahasiswa yang baik, serta tenaga pengajar berkualifikasi tinggi.

Prestasi CityUHK juga tercermin dalam berbagai pemeringkatan universitas dunia lainnya. Selain dinobatkan oleh Times Higher Education (THE) sebagai Universitas Paling Internasional di Dunia selama tiga tahun berturut-turut, CityUHK menjadi universitas kedua di Hong Kong yang berhasil tercatat dalam jajaran 100 besar di keempat pemeringkatan universitas dunia utama, yakni QS, THE, US News, dan ShanghaiRanking. Ke depan, CityUHK akan terus memperkuat kolaborasi riset dengan institusi terkemuka dunia dan mengembangkan hasil penelitian menjadi solusi nyata bagi masyarakat.

SOURCE City University of Hong Kong