Sementara Street Fighter merosot tajam, film dokumenter You Can See Everything tetap bertahan di posisi dua. Akan tetapi, perolehan pendapatan film ini justru naik 25 persen dari pekan sebelumnya menjadi US$19,5 juta menjadi US$45,1 juta di pasar domestik.
Menurut Variety pada Minggu (25/10), perolehan You Can See Everything ini adalah sebuah pencapaian yang menandai awal terbaik bagi film dokumenter non-musikal dalam 20 tahun terakhir.
"Memulai penayangan You Can See Everything di 855 bioskop adalah langkah yang sangat cerdas, karena memungkinkan film tersebut untuk membangun pijakan dan momentum sebelum diperluas ke lebih banyak lokasi," ujar Paul Dergarabedian, kepala tren pasar di Rentrak.
"Fakta bahwa sebuah film dokumenter mampu mencatatkan peningkatan pendapatan yang begitu signifikan pada akhir pekan kedua adalah hal yang luar biasa."