NADIKABAR.COM — Coca-Cola Foundation Indonesia mendorong pembentukan serta pembinaan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) guna menjamin keberlanjutan alokasi dan pengelolaan infrastruktur air bersih secara mandiri di tingkat tapak.
Ketua Coca-Cola Foundation Indonesia Triyono Prijosoesilo di Desa Doho, Wonogiri, Rabu, menyampaikan bahwa intervensi pembangunan fisik seperti embung dan sumur resapan memerlukan pola pendampingan warga yang berkelanjutan.
"Infrastruktur hanya kami berikan di awal, tapi yang kita harapkan adalah masyarakat yang nantinya mengelola sendiri melalui pembentukan KSM bersama perangkat desa dan pemerintah daerah," kata Triyono, yang juga Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia.