NADIKABAR.COM — Makau, (ANTARA/PRNewswire)- CTM memperkuat strategi menghadapi tantangan keamanan jaringan pada era komputasi kuantum dengan mengadopsi strategi kuantum nasional. Perusahaan tengah mengembangkan kerangka keamanan berbasis kuantum sebagai fondasi jaringan komunikasi QKD terintegrasi, serta memperkuat seluruh sistem perlindungan terhadap transmisi data vital. CTM juga berencana menyediakan jaringan privat dengan sistem keamanan kuantum bagi sektor korporasi dan pemerintahan untuk membuka peluang pertumbuhan baru, mendukung "Digital Macao", serta memperkuat keamanan digital di seluruh Greater Bay Area. Bersama Huawei, CTM merintis pengembangan jaringan IP terintegrasi untuk komunikasi QKD, inovasi pertama di dunia, serta turut mendorong perkembangan rantai industri komputasi kuantum di kawasan tersebut.

Perkembangan pesat komputasi kuantum membawa perubahan besar pada lanskap keamanan jaringan global. Data terenkripsi yang sebelumnya membutuhkan waktu hingga triliunan tahun untuk dibobol sistem komputer konvensional kini berpotensi ditembus hanya dalam hitungan menit menggunakan komputasi kuantum. Ancaman tersebut menimbulkan tantangan yang luar biasa terhadap perlindungan aset digital vital dan data sensitif. Untuk memperkuat sistem keamanan digital Tiongkok, Rencana Pembangunan Lima Tahun Tiongkok Ke-15 menetapkan teknologi kuantum sebagai salah satu industri strategis masa depan.

CTM dan Huawei kini meluncurkan jaringan target komunikasi QKD terintegrasi pertama di dunia. Teknologi ini menggabungkan saluran kuantum, negosiasi, dan komunikasi dalam satu sistem, serta menyatukan jaringan komunikasi dan jaringan kuantum ke dalam satu jaringan. Integrasi tersebut membentuk fondasi jaringan komunikasi generasi baru dengan keamanan berbasis kuantum. Jaringan ini dirancang untuk melindungi layanan inti dan sensitif, termasuk layanan pemerintahan, transaksi keuangan, dan infrastruktur vital, dari ancaman komputasi kuantum sekaligus menjaga keamanan transmisi data secara terpadu.