NADIKABAR.COM — Cuaca ekstrem membuat sejumlah nelayan di Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memilih tidak melaut. Angin kencang dan gelombang besar dinilai membahayakan keselamatan nelayan yang menggunakan perahu kecil.

Salah satu nelayan, Waris (60) mengatakan, dirinya sudah sekitar tiga hari berturut-turut tidak melaut akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Menurutnya, angin kencang dan gelombang besar membuat aktivitas mencari ikan terlalu berisiko.

"Sudah sekitar dua sampai tiga hari tidak melaut. Anginnya kencang, gelombangnya juga besar," kata Waris kepada NadiKabar saat ditemui di Desa Gisik Cemandi, Senin (31/8/2026).

Waris mengatakan, kondisi perahunya yang sudah tua dan berukuran kecil juga menjadi pertimbangan untuk tidak memaksakan diri melaut. Jika nekat berangkat, perahu akan lebih sulit dikendalikan saat diterjang angin maupun gelombang.

"Kalau dipaksakan bahaya. Perahu kecil dan sudah tua, takutnya tidak kuat menghadapi ombak, bisa terbalik atau tenggelam," ujarnya.