NADIKABAR.COM — Menjaga kebersihan bantal tidak cukup hanya dengan rutin mengganti sarung atau kain pelindungnya. Bagian bantal itu sendiri juga perlu dibersihkan secara berkala agar tetap higienis.
Meski umumnya hanya digunakan dan disimpan di dalam kamar, bantal tetap mudah menjadi tempat menumpuknya berbagai kotoran. Sel kulit mati, minyak dari kepala dan tubuh, hingga bakteri dapat berpindah dan menempel pada permukaan maupun bagian dalam bantal. Selain itu, tungau debu dan kutu busuk yang kerap ditemukan di area tempat tidur juga berpotensi bersarang di bantal.
frekuensi mencuci bantal dapat disesuaikan dengan kondisi iklim serta intensitas penggunaannya. Bantal yang digunakan setiap hari, sering terpapar kondisi kurang bersih, atau kerap dibawa bepergian tentu lebih cepat kotor dibandingkan bantal yang jarang digunakan.
Dalam kondisi tersebut, penumpukan sel kulit mati, minyak, tungau debu, hingga jamur juga bisa terjadi lebih banyak.