Alhasil, Marc Cucurella dkk tercecer dari rival abadinya, Barcelona dalam persaingan gelar juara. Barca masih sempurna untuk memuncaki klasemen dengan perolehan 21 poin, sedangkan Madrid tertinggal enam poin di peringkat keempat.

Situasi ini membuat Real Madrid mulai diragukan akan mampu menjegal Barcelona, yang menguasai LaLiga dalam dua musim terakhir. Cucurella menegaskan, terlalu cepat menilai Madrid.

"Ini semua sebuah proses. Dengan tim nasional, fondasinya sudah ada selama bertahun-tahun -- dengan pelatih [yang sama] pula. Di Madrid, kami akan baru mulai dengan seorang manajer baru dan sekarang terlalu cepat untuk dibicarakan. Beberapa pemain bahkan baru menjalani pramusim sepekan sebelum mulai," dia menjelaskan dilansir ESPN.