NADIKABAR.COM — Kiper FC Andorra, Jesus Owono mengatakan dirinya sedang melewati momen sulit dalam hidupnya seiring meninggalnya pemain CD Tenerife, Jesus de Miguel.

Striker asal Spanyol itu mengalami cedera parah dan nyawanya tidak terselamatkan setelah benturan keras dengan Owono dalam pertandingan divisi dua Liga Spanyol di Stadion Heliodoro Rodriguez, Senin (2/11)."Ini adalah hari-hari tersulit dalam hidup saya. Saya kesulitan menemukan kata-kata dan sangat sulit menerima apa yang telah terjadi," ujar Owono.

"Saya merasakan kesedihan yang luar biasa atas kepergian Jesus. Pikiran saya tertuju kepadanya, keluarganya, dan semua orang yang menyayanginya. Saya tahu akan ada banyak hal yang harus dihadapi, dan saya akan menjalaninya dengan penuh rasa hormat. Namun, saat ini, saya tidak bisa memikirkan hal lain selain Jesus dan kesedihan yang kita semua rasakan. Beristirahatlah dengan tenang, Jesus," katanya melanjutkan.

Dalam insiden tersebut, Owono langsung mendapat kartu merah usai benturan dengan Jesus de Miguel. Adapun pertandingan dihentikan pada menit-menit terakhir karena de Miguel terpaksa menjalani perawatan medis.

Awalnya De Miguel terjatuh sambil memegang dadanya setelah benturan dengan Owono. De Miguel tergeletak tak bergerak di lapangan. Para pemain dari kedua tim tampak sangat terpukul.

Owono yang menabrak de Miguel dengan kecepatan tinggi saat mencoba menghalau bola di garis tengah lapangan, tadinya berjalan keluar lapangan, tetapi berlari lagi ke lapangan setelah situasi.

Pemain berusia 30 tahun itu kemudian langsung dibawa ke rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil meskipun parah setelah mendapat perawatan intensif.

Namun, pihak klub mengatakan kondisi De Miguel memburuk sejak dini hari. Pada Selasa (3/11) pagi, Tenerife resmi mengumumkan bahwa De Miguel meninggal dunia.