NADIKABAR.COM — Lusi Rulista Indah (25) merupakan satu dari sekian banyak korban penipuan dengan modus lelang arisan online. Hasil kerja keras biduan Mojokerto ini selama bertahun-tahun lenyap begitu saja.
Perempuan itu adalah sulung dari 3 bersaudara. Ia menjadi tulang punggung keluarga sejak ayah dan ibunya berpisah. Tidak hanya bernyanyi, perempuan lajang ini juga menjadi influencer untuk menafkahi ibu dan kedua adiknya.
"Awal kenalnya (dengan Ernawati) sekitar September 2023, saya dikontrak 3 bulan sebagai brand ambassador produk skincare dia," kata Lusi kepada NadiKabar di kafe Desa Tunggalpager, Pungging, Mojokerto, Kamis (10/9/2026).
Ketika itu, lanjut Lusi, Ernawati (30) sering memajang status WhatsApp lelang arisan online. Karena penasaran, biduan asal Dusun Ketok, Desa Tunggalpager, Pungging, Mojokerto ini pun mencari informasi langsung ke pelaku.
"Terkadang dia (Ernawati) juga posting testimoni orang-orang yang ikut lelangnya itu dapat apa aja. Ada yang bisa beli mobil, ada yang bisa beli rumah waktu itu. Flexing-lah buat meyakinkan," ujarnya.
Lelang arisan buatan Ernawati, menurut Lusi, memang menggiurkan. Arisan yang cairnya dalam 1 minggu, dijual dengan profit Rp 500-700 ribu. Arisan yang cairnya 2 minggu, dijual dengan keuntungan Rp 1-2 juta. Sedangkan arisan yang cairnya 1-2 bulan, dijual dengan profit mencapai 100%.
"(Yang membuat tertarik) Ya profitnya. Kalau yang sampai puluhan itu biasanya satu bulanan, dua bulan gitu, jangkanya agak panjang, profitnya dua kali lipat," ungkapnya.