"Ketika orang tua percaya bahwa kita mampu berdiri di atas kaki sendiri, maka tugas kita adalah berusaha sebaik mungkin untuk tidak menyia-nyiakan kepercayaan tersebut," tekan Ikfi.
Rasa syukur atas kesempatan berkuliah juga diwujudkan Ikfi melalui aksi nyata. Setiap libur semester tiba, Ikfi secara sukarela membuka ruang belajar gratis bagi anak-anak di kampungnya.
Hal ini merupakan wujud nyata dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ia pahami selama berkuliah. Ia meyakini pendidikan tidak berhenti pada diri sendiri, tapi ilmu akan berarti jika dibagikan kepada orang lain.
"Salah satu misi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat mengajarkan bahwa pengabdian tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Ilmu yang kita peroleh di perguruan tinggi akan menjadi lebih berarti ketika dapat kita bagikan kepada orang lain," ungkapnya di panggung wisuda Unair.