Menurut Dyrga, kondisi di lokasi pertunjukan terasa semakin berat karena aroma kayu terbakar yang sangat pekat. Upaya pemadaman menggunakan water bombing dari helikopter juga disebut membuat asap semakin tebal di sekitar area.

"Pekat asapnya. Jadi semakin disiram pakai helikopter semakin menguap dia. Uh, baunya bau kebakaranlah. Gimana sih kalau pohon-pohonan dibakar, nah kayak gitu," ujarnya.

Gangguan pernapasan tersebut rupanya tidak hanya dirasakan oleh personel Dadali. Musisi lain yang tampil dalam agenda yang sama juga mengalami kondisi serupa. Dyrga menyebut grup musik Slank turut merasakan sesak napas akibat kepungan asap.