Saat melintasi perairan Laut Jawa, kapal mendadak diterjang cuaca buruk dan gelombang tinggi. Pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 waktu setempat, kapal mengabarkan mengalami kemiringan (listing) sebelum akhirnya seluruh kontak komunikasi terputus total.
Laporan resmi mengenai hilang kontaknya kapal baru diterima Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 04.10 WITA. Berdasarkan titik navigasi terakhir, posisi kapal berada di sekitar perairan Masalembo, berjarak kurang lebih 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.
Tim SAR gabungan lantas menerjunkan armada KN SAR Laksmana 241 beserta helikopter dan kapal pendukung untuk menyisir lokasi kejadian.