Ratusan siswa dan guru tersebut dilarikan ke tiga rumah sakit berbeda pada Kamis (3/9). Mereka berasal dari dua sekolah, yakni SMPN 1 Makale dan SMPN 2 Makale.

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tana Toraja hingga pukul 16.10 Wita, Kamis (3/9), sebanyak 46 siswa yang dirawat di RS Sinar Kasih dan 29 siswa dilarikan ke RS Fatima. Selain itu ada sebanyak 71 siswa dan 4 guru dirawat di RSUD Lakipadada.

"Iya (150 siswa diduga keracunan) dari tiga RS. Data terkonfirmasi sampai saat ini," ungkap Kepala Dinkes Tana Toraja, Yosefina Rombetasik saat dihubungi wartawan.

Sementara itu, Ketua Satgas MBG Tana Toraja Rudhy Andi Lolo menyebut para korban mengalami gejala mual. Sebagian lainnya mengeluhkan menderita diare.

"Memang ada keluhan muntah, kemudian diare dari beberapa sekolah yang dilayani oleh SPPG Makale Batupapan 1," kata Rudhy.