Bayu mengungkap akses gedung yang sulit membuat pemadaman sempat terhambat. Dia pun terpaksa mengerahkan bronto skylift, yang ternyata juga masih tidak bisa masuk.

"Aksesnya cukup sulit bagi anggota, tapi kami sudah berupaya tadi menggunakan bronto, tapi bronto kami pun juga tidak bisa masuk. Jadi terpaksa kami lakukan secara manual," jelasnya.

Damkar kemudian menggunakan tangga yang mereka punya untuk menaiki gedung tersebut. Bayu mengatakan pihaknya mengerahkan seluruh tenaga untuk memadamkan api.

"Jadi kami menggunakan tangga yang ada, kami punya single ladder ya. Kami menggunakan tangga ya berupaya bersama-sama dengan apa, keseluruhan anggota untuk bisa memadamkan," imbuhnya.