NADIKABAR.COM — Sebanyak 857 satuan pendidikan dengan 101.888 peserta didik terdampak gempa NTT menyatakan membutuhkan pendampingan psikososial. Merespons data kebutuhan ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) angkat bicara.
Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK & PLK) Kemendikdasmen, Dr Saryadi, ST, MBA mengatakan, kegiatan dukungan psikososial sudah dilakukan di 75 sekolah bersama mitra.
Saryadi menambahkan, pihaknya juga akan segera melaksanakan pelatihan dukungan psikososial dan pemulihan pembelajaran pascagempa bagi fasilitator nasional dan daerah.
"Dalam waktu dekat, Kementerian akan melaksanakan pelatihan bagi 120 fasilitator nasional dan juga 1.700 fasilitator daerah yang akan menyasar 51.000 pendidik dan tenaga kependidikan di 7 kabupaten terdampak dengan fokus pada dukungan psikososial dan pemulihan pembelajaran pascagempa," ujarnya.
Hal tersebut disampaikan Saryadi pada Taklimat Media Perkembangan Penanganan Bencana NTT di Bidang Pendidikan secara daring, Senin (14/9/2026).