NADIKABAR.COM β Bank Indonesia (BI) mencermati fasilitas kredit yang belum dicairkan atau undisbursed loan masih berkisar Rp2.548 triliun per Juli 2026, di tengah mulai meningkatnya permintaan pembiayaan dari sektor swasta.
Gubernur BI Destry Damayanti dalam Konferensi Pers Sinergi Kebijakan Moneter & Fiskal di Bank Indonesia (BI), Jakarta, Kamis, mengatakan tingginya undisbursed loan dipengaruhi faktor permintaan maupun penawaran kredit.
Hingga kuartal II-2026, pertumbuhan kredit masih banyak ditopang aktivitas yang berkaitan dengan pemerintah, sementara permintaan dari swasta relatif terbatas. Namun, BI mulai melihat perubahan pada data terbaru.
βData terakhir, kami melihat sektor swasta itu sudah mulai bergerak naik. Artinya, dari sisi permintaannya itu sudah mulai ada geliat untuk melakukan kredit,β kata Destry.