Perseroan menyampaikan, pertumbuhan pada sisi intermediasi dan profitabilitas tersebut dapat dicapai dengan tetap memperhatikan kualitas aset yang terjaga.

Per 30 September 2026, rasio loan at risk (LAR) tercatat membaik 190 basis poin (bps) menjadi 7,7 persen, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada saat yang sama, perseroan terus mempertahankan tingkat pencadangan yang solid, tercermin dari rasio cakupan NPL (NPL coverage ratio) yang mencapai 282,0 persen.

Meskipun kondisi pasar tetap kompetitif dan dinamika ekonomi global masih memerlukan perhatian, perseroan menyatakan terus berfokus pada pengelolaan risiko yang disiplin, kualitas aset yang sehat, serta pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.