“Jadi kuncinya adalah dari jaringan gas. Nah ini akan menjadi fokus kita ke depan. Kalau itu kita bisa lakukan, devisa kita yang tidak perlu terbuang sia-sia itu, banyak sekali bisa kita hemat,” kata Dony.

Dalam pertemuan dengan Danantara, Pertagas menyampaikan bahwa perusahaan saat ini memiliki peran penting dalam pengoperasian jaringan transportasi gas di Pulau Jawa.

Salah satunya melalui pengoperasian pipa transmisi Cirebon–Semarang yang sebelumnya dibangun oleh Kementerian ESDM dengan pendanaan APBN dan selanjutnya operatorship diserahkan kepada Pertagas melalui mekanisme tender.

Untuk memperkuat peran tersebut, Pertagas diarahkan menyiapkan masterplan jargas nasional yang dapat menjadi acuan pengembangan jaringan gas ke depan.