NADIKABAR.COM β Danantara Indonesia melalui holding investasinya, PT Danantara Investment Management (DIM) mengumumkan investasi strategis senilai 250 juta dolar Amerika Serikat (AS) di HighPeak Energy, Inc. (NASDAQ: HPK).
HighPeak merupakan perusahaan yang berbasis di Texas, AS, dan bergerak di bidang akuisisi, pengembangan, eksplorasi, serta eksploitasi minyak dan gas bumi (migas) di Permian Basin, dengan transaksi investasi dilakukan melalui penerbitan saham preferen konvertibel (Convertible Preferred Stocks) dalam beberapa tahap.
βInvestasi ini sejalan dengan mandat kami untuk berinvestasi di sektor strategis yang memberikan imbal hasil berkelanjutan dalam jangka panjang sekaligus mendukung kepentingan nasional Indonesia,β ujar Chief Executive Officer (CEO) DIM, Pandu Sjahrir dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.
Pandu mengatakan bahwa posisi strategis HighPeak di salah satu pasar hulu minyak dan gas bumi paling maju di dunia menjadikannya peluang investasi yang potensial seiring dengan upaya Danantara membangun platform investasi yang terdiversifikasi secara global.
βKami berharap kerja sama ini dapat memfasilitasi transfer pengetahuan yang mendukung pengembangan sektor energi Indonesia, sekaligus memperkuat hubungan energi dan ekonomi yang telah lama terjalin antara Indonesia dan AS,β ujar Pandu.
Sementara itu, Presiden dan CEO HighPeak, Michael Hollis mengatakan bahwa HighPeak mengoperasikan portofolio aset berskala besar yang didominasi minyak di Permian Basin.
Pihaknya mempercayai kerja sama dengan DIM akan mengakselerasi pengembangan aset tersebut melalui investasi berkelanjutan, termasuk perluasan program pengeboran.
βKemitraan ini mempertemukan para investor jangka panjang yang memiliki komitmen yang sama terhadap pertumbuhan dan penciptaan nilai yang berkelanjutan,β ujar Michael ββββββ.
Adapun, investasi tersebut memberikan DIM akses strategis terhadap portofolio aset yang didominasi minyak di Permian Basin, wilayah penghasil minyak terbesar di AS.
Melalui investasi tersebut, DIM memperluas portofolio energi Indonesia di skala global, sejalan dengan misinya untuk berinvestasi di sektor-sektor strategis bagi Indonesia.
HighPeak akan menggunakan investasi tersebut untuk memperkuat struktur permodalan dan fleksibilitas keuangan perusahaan, guna mendukung pengembangan dan pertumbuhan portofolio aset berkualitasnya secara berkelanjutan.
Permian Basin merupakan wilayah penghasil minyak mentah terbesar di AS, yang menyumbang sebesar 48 persen dari total produksi AS selama tahun 2025, menurut Badan Informasi Energi Amerika Serikat (U.S. Energy Information Administration).
Sejak tahun 2007, pertumbuhan produksi di wilayah tersebut didorong utamanya oleh penerapan teknik pengeboran horizontal dan rekahan hidrolik atau fracking (hydraulic fracturing).
Apabila kondisi reservoir mendukung, teknik-teknik tersebut juga dapat diterapkan pada lapangan migas darat yang telah matang untuk meningkatkan produktivitas sumur dan perolehan migas, sehingga dapat menjadi model yang relevan bagi Indonesia dalam upayanya meningkatkan produksi minyak dan gas bumi domestik.
Setelah transaksi diselesaikan, HighPeak akan mengembangkan program pelatihan dan penugasan kerja (secondment) bagi tenaga kerja Indonesia, untuk mendukung pengembangan kapabilitas dan pertukaran keahlian teknis.
Berdasarkan ketentuan investasi, DIM akan memperoleh perlindungan terhadap penurunan nilai investasi, dengan kesempatan untuk memperoleh manfaat dari kenaikan nilai ekuitas di masa mendatang melalui konversi menjadi saham biasa, serta memiliki opsi untuk berpartisipasi dalam penawaran saham HighPeak berikutnya melalui penempatan terbatas (private placement).
Selain itu, DIM akan menempatkan satu perwakilan di jajaran direksi HighPeak.
DIM berkomitmen penuh untuk menjalankan mandatnya melalui investasi yang disiplin dan kontribusi bermakna terhadap pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia. Penyelesaian transaksi ini tetap tunduk pada pemenuhan persyaratan yang berlaku serta kepatuhan terhadap kebijakan terkait.