β€œSektor industri memang sulit untuk dikurangi, tetapi untuk negara seperti Indonesia yang masih berkembang dan GDP-nya masih menengah, lebih mudah untuk fokus pada elektrifikasi di sektor yang mudah mengurangi emisi,” kata Rachmat.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) atau hybrid oleh multifinance atau perusahaan pembiayaan per Agustus 2026 tumbuh 34,67 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp26,20 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman mengatakan pembiayaan kendaraan listrik ini terus tumbuh dan menjadi salah satu area ekspansi bagi multifinance.