"Tim gabungan sekitar 2 minggu lalu kita lakukan penertiban, itu ada alat bukti 3 ekskavator dan peralatan penambang lainnya yang diamankan," bebernya.
Namun, beberapa hari setelah oleh penertiban tim gabungan tersebut, kata Windra, para penambang kembali bekerja menggunakan alat berat. Dia pun mewanti-wanti langkah penertiban besar-besaran bila upaya persuasif tidak diindahkan oleh para penambang.
"Saat ini anggota masih persuasif tapi pekerja masih tidak mendengar, ada satu dua alat yang masih jalan dan kalau kami tidak ingatkan secara tegas begitu yang lain pasti akan ikut-ikutan nantinya, penambang jadi banyak lagi," tegasnya.