"Pastinya sosok paling berharga yaitu kedua orang tua, kemudian tim, pelatih, tim support, teman seperjuangan yang kita latihan bersama terus saling support," ucapnya.

Hal yang sama disampaikan, Elsa Dewi Saputri, peraih perunggu para angkat berat. Ia mengungkapkan perasaan bangganya usai berhasil meraih medali dan hadir di Istana untuk menerima apresiasi dari Presiden Prabowo.

"Sangat luar biasa, karena di Jepang kemarin sebenarnya lawannya cukup berat, tapi karena izin Tuhan saya bisa bawa pulang medali untuk Asia kali ini," ujarnya.

Elsa mengatakan penghargaan itu akan menjadi para atlet untuk terus berprestasi. Elsa berharap atlet Indonesia semakin sukses di kancah internasional, sementara Desak ingin lebih banyak bibit unggul tumbuh dan meneruskan pencapaian mereka.

"Terus semangat, terus kejar mimpi kalian," ujarnya.

Diketahui, di ajang Asian Games ke-20 itu, tim Indonesia mendapat 39 medali, terdiri dari 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Capaian tersebut menempatkan Indonesia di posisi ke-16 klasemen akhir.

Sementara, di ajang Asian Para Games ke-5, kontingen Indonesia mengumpulkan total 73 medali dengan 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu. Capaian itu menempati peringkat kedelapan ranking perolehan medali.

Pemerintah lalu memberikan bonus dengan besaran berbeda berdasarkan jenis medali dan nomor pertandingan. Untuk atlet nomor perorangan, peraih medali emas memperoleh Rp 3 miliar, medali perak Rp 525 juta, dan medali perunggu Rp 262,5 juta.