NADIKABAR.COM — Pesan singkat dari warga yang kebanjiran menjadi awal dari unit usaha baru Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cipelang. Kepada Rita Puspita Sari, warga meminta bantuan karena air kembali merendam permukiman mereka. Persoalannya berulang, yaitu saluran tersumbat dan sampah masih dibuang ke jalan maupun selokan.

Pesan itu mengusik Rita. Ketua KDMP Cipelang tersebut kemudian memanggil perwakilan dari lima RT. Ia mengajak mereka membangun sistem pengelolaan sampah yang dimulai dari rumah. Limbah rumah tangga harus dipisahkan menjadi dua jenis. Sampah dapur masuk kelompok organik, sedangkan plastik dikumpulkan secara terpisah.

"Kalau bukan kita, siapa lagi? Karena kalau sampah itu kembali ke kesadaran masing-masing," kata Rita saat berbincang dengan NadiKabar, Kamis (27/8/2026).

Warga yang mengikuti program tersebut membayar iuran kebersihan Rp20 ribu setiap bulan. Petugas mengambil sampah empat kali dalam sepekan. Sebagian dana diberikan kepada RT yang membantu sosialisasi. Sisanya digunakan untuk membayar dua pekerja yang mengangkut dan mengolah limbah.

Program itu belum menjangkau seluruh Desa Cipelang. Baru lima dari 30 RT yang berpartisipasi. Namun, Rita meyakini 25 RT lainnya akan menyusul jika sarana pengolahan sudah memadai. Dalam skala yang masih terbatas, sampah yang terkumpul dapat mencapai satu ton per pekan.

Rita tidak ingin sampah hanya dipindahkan dari rumah warga ke tempat pembuangan. Ia mencoba mencari nilai lain dari benda yang selama ini dianggap kotor dan tidak memiliki harga. Eksperimen pertamanya dimulai dengan peralatan sederhana di rumah.

Plastik bekas pembungkus paket dipanaskan menggunakan panci. Cairannya kemudian dituangkan ke cetakan. Hasil pertama mengejutkan. Benda itu keras dan tidak pecah saat dibanting. Namun, permukaannya tidak menyerap air sehingga berpotensi menimbulkan genangan jika digunakan sebagai paving block.

Rita kembali bereksperimen. Ia mencampurkan pasir dalam komposisi yang berbeda. Percobaan dilakukan berulang kali hingga menemukan bahan yang dinilai mampu menyerap air sekaligus tetap kuat.