Perkembangan tersebut berjalan searah dengan tingginya perjalanan masyarakat secara nasional. Badan Pusat Statistik mencatat 104,30 juta perjalanan wisatawan domestik pada Agustus 2026, meningkat 11,47 persen dibandingkan Agustus 2025.

Menurut Anne, data perjalanan wisatawan domestik dan aktivitas pelanggan stasiun merupakan indikator yang berbeda. Namun, keduanya memperlihatkan besarnya pergerakan masyarakat antardaerah pada 2026.

Aktivitas yang tumbuh juga menjadi bahan evaluasi KAI dalam melihat kebutuhan pelayanan, kapasitas ruang pelanggan, pola perjalanan, jadwal kereta, hingga akses menuju dan dari stasiun.

β€œPertumbuhan pelanggan perlu dibaca sampai tingkat stasiun karena kebutuhan setiap daerah berbeda. Ada stasiun yang berkembang bersama kawasan wisata, pendidikan, industri, pusat pemerintahan, maupun aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari,” ujar Anne.

KAI akan terus menggunakan data perjalanan untuk membaca perkembangan kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah operasional.

β€œKetika aktivitas stasiun meningkat, artinya semakin banyak perjalanan masyarakat yang bertemu dengan jaringan kereta api. Kami ingin pertumbuhan itu diikuti layanan yang relevan dengan karakter masing-masing daerah,” tutup Anne.