Durasi tersebut memberikan waktu yang lebih leluasa bagi fisioterapis untuk melakukan asesmen dan treatment. Berdasarkan hasil pemeriksaan, penanganan juga dapat dilakukan pada lebih dari satu titik atau area tubuh dalam satu sesi.
Pendekatan tersebut membuat layanan fisioterapi tidak hanya berfokus pada satu keluhan. Treatment dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien berdasarkan hasil asesmen.
Bagi masyarakat yang aktif berolahraga, proses tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan recovery setelah mengalami gangguan atau cedera, sebelum kembali melakukan aktivitas fisik.
"Kebetulan sekarang banyak atlet lari karena ada pro elite, si maraton tersebut. Saya berharap Robi Syianturi yang datang ke sini. Karena dia sudah maraton 42 kilometer, sekitar pace-nya 3, itu butuh recovery," ujar Windy.