Salah satu solusi yang dipamerkan adalah EnerNeo, solid-state transformer (SST) yang dikembangkan EnerAI untuk kebutuhan AIDC. EnerNeo mengonversi arus bolak-balik (AC) tegangan menengah langsung menjadi arus searah (DC) 800V sehingga menyederhanakan arsitektur kelistrikan pusat data. Dengan kepadatan daya 312 kW/m² dan efisiensi puncak 98,5%, sistem ini mengurangi kebutuhan ruang untuk distribusi listrik lebih dari 50% dibandingkan solusi konvensional. EnerNeo juga mendukung zero partial discharge pada level kabinet dan tingkat ketersediaan hingga 99,999%.
EnerAI juga memperkenalkan sejumlah solusi prefabrikasi, yakni Medium-Voltage Power Containers, Low-Voltage Power Containers, Prefab SST Power Containers, dan Lithium Battery Containers. Seluruh solusi tersebut diprefabrikasi dan diuji di pabrik sebelum dikirim ke lokasi. Pendekatan berbasis kontainer ini mengurangi kebutuhan instalasi di lokasi sekaligus memfasilitasi penambahan kapasitas secara modular tanpa pekerjaan rekonstruksi besar. Dengan mendukung arsitektur DR dan RR, solusi tersebut menawarkan proses pengiriman dari pabrik dalam waktu secepat 40 hari serta proses power-up dan penerimaan di lokasi hanya dalam dua hari.
"Dengan mengatasi hambatan pasokan listrik dalam komputasi AIDC, EnerAI menghadirkan solusi AIDC yang lengkap, dari energi hingga cip," ujar Howie Guo, General Manager, Architecture & Product Platform, EnerAI.