NADIKABAR.COM — Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan APBN 2027 harus diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, memperkuat sektor riil, serta mempersempit kesenjangan sosial dan antarwilayah.

Pernyataan itu disampaikan Dasco dalam pidato penutupan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPR, Jakarta, Kamis.

“DPR bersama pemerintah telah menyusun dan menetapkan APBN tahun 2027. APBN bukan sekadar instrumen fiskal, tetapi instrumen kebijakan negara untuk mewujudkan kedaulatan ekonomi dan keadilan sosial,” ucapnya.

Menurut dia, DPR bersama pemerintah telah menyusun dan menetapkan APBN 2027 dengan mempertimbangkan kondisi ketidakpastian global. Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dengan dukungan fiskal yang sehat dan kredibel.