NADIKABAR.COM — Danantara Development Management Fund (DDMF) membidik investasi yang menciptakan lapangan kerja dan mendorong industrialisasi dalam rangka memperkuat ketahanan ekonomi nasional.
"Melalui investasi pembangunan yang terukur dan kolaboratif, proyek strategis diharapkan tidak berhenti pada pembangunan aset. Proyek tersebut perlu menumbuhkan ekosistem industri, memperluas peluang usaha, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, dan menghadirkan manfaat sosial-ekonomi jangka panjang. Dengan demikian, investasi menjadi instrumen untuk membangun daya saing sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia," ujar CEO PT Danantara Development Management Fund (DDMF) Sigit Puji Santosa dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.
Prioritas DDMF mencakup sektor-sektor yang menjadi jangkar kebutuhan nasional, antara lain ketahanan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur dan ketahanan bencana, ekonomi rakyat dan desa, serta pengentasan kemiskinan.
Menurut Sigit, di tengah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi, Indonesia memerlukan investasi yang tidak hanya menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan. Investasi jangka panjang perlu diarahkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, membuka lapangan kerja, mengembangkan talenta, dan membangun industri bernilai tambah tinggi.
Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal besar berupa sumber daya alam, pasar domestik yang besar, serta basis manufaktur yang mampu menjadi pijakan bagi transformasi ekonomi.