Hubungan tim redaksi sedentary lifestyle dan kanker juga didukung oleh penelitian yang terbit tahun 2026 berjudul "Sedentary behaviour and cancer risk: a World Cancer Research Fund International Global Cancer Update Programme (CUP Global) systematic literature review and meta-analysis".
Dalam riset tersebut, ditemukan bahwa perilaku kurang gerak yang berkepanjangan kemungkinan merupakan penyebab kanker payudara dan kanker usus besar, sementara bukti sugestif terbatas mendukung hubungan positif untuk beberapa pasangan paparan-kanker lainnya, termasuk kanker paru-paru dan kanker ovarium.